BPMP Provinsi Sulawesi Tenggara Hadiri Telekonferensi Gerakan Nasional RANA pada MPLS Ramah Tahun 2026 di SDIT Al Qalam Kendari

 

Kendari, 13 Juli 2026 – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara turut menghadiri kegiatan Telekonferensi Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun 2026, bertempat di SDIT Al Qalam Kendari, Senin (13/7). Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional dan menghubungkan pemerintah pusat dengan satuan pendidikan di berbagai daerah sebagai wujud penguatan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Pelaksanaan Gernas RANA merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak serta Peraturan Presiden Nomor 101 Tahun 2022 tentang Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan terhadap Anak. Melalui gerakan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama kementerian/lembaga terkait menginisiasi kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan sistem pelindungan anak yang komprehensif dan terintegrasi, baik di ruang fisik maupun ruang digital.

Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026, dipandang sebagai momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak sejak hari pertama tahun ajaran. Nilai-nilai tersebut tidak hanya ditujukan kepada peserta didik baru, tetapi juga melibatkan pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh ekosistem pendidikan.

Sebagai salah satu rangkaian utama Gernas RANA, diselenggarakan sesi telekonferensi nasional yang mempertemukan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Komunikasi dan Digital, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan satuan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Telekonferensi ini menjadi ruang dialog sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Keikutsertaan BPMP Provinsi Sulawesi Tenggara dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi kebijakan pemerintah dalam mewujudkan satuan pendidikan yang ramah anak. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat, BPMP Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang memberikan rasa aman, melindungi hak-hak anak, serta mendukung proses pembelajaran yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.